News Ticker

Menu
Previous
Next

TERKINI

POLITIK

HUKUM

TEKNO

GAYA



EKONOMI

DUNIA



HIBURAN

Recent Posts

Polisi Bekuk Maling Motor

Kamis, 02 Oktober 2014 / No Comments
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Jajaran Kepolisian Sektor Masjid Raya, Aceh Besar, berhasil membekuk Khairul, seorang maling sepeda motor, Rabu(1/10/2014) sore. Ia mencuri motor setelah pemiliknya lengah dan lupa mencabut kunci dari starter.

Sepeda motor yang dicuri milik seorang warga Neusu, Kecamatan Baiturrahman Banda Aceh. Sepeda motor itu dicuri saat diparkir di depan sebuah toko di kawasan Neusu. Namun, pemilik lupa mencabut kunci, sehingga begitu sadar sepeda motornya telah raib. Sadar kecurian, ia melapor ke Polsek Baiturrahman.

Jajaran Polsek Baiturrahman mengabari perihal ini ke seluruh Polsek di Banda Aceh dan Aceh Besar. Nah, saat sepeda motor itu dilarikan ke arah Krueng Raya, polisi di sana memang tengah menggelar razia sehingga dengan mudah menangkap motor jenis Suzuki FU tersebut.

"Dari pemeriksaan, pelaku mengaku sudah berulangkali melancarkan aksi serupa," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Baiturrahman Ipda Firmansyah kepada wartawan, Kamis (2/10/2014). "Pelaku tunggal dan sudah spesialis." | GHAISAN

Australia Tak Terpengaruh Qanun Jinayat

/ No Comments
Greg Moriarty dalam kunjungan ke Aceh. | Foto: Dok. Humas Pemerintah Aceh
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty membahas kerjasama peternakan sapi dengan gubernur dalam kunjungan selama tiga hari di Aceh. Greg mengaku, Qanun Jinayat tidak bakal mengganggu hubungan baik Aceh dan Australia yang telah terjalin selama ini.

Saat menanamkan investasi di Aceh, misalnya, kata Greg, pebisnis Australia terlebih dahulu melakukan asasemen dan melihat peluang yang dimiliki, serta memahami kondisi ril di lapangan. Selanjutnya mereka akan berbicara dengan pebisnis di Aceh.

"Saya optimistis bahwa pebisnis serius di kedua neagra, tidak akan terpengaruh dengan pemberitaan media (termasuk soal pemberlakuan Qanun Jinayat --red.)," ujar Greg Moriarty kepada acehkita.co. "(Mereka membuat keputusan) bukan berdasarkan informasi yang diperoleh dari newspaper headlines."

Meski begitu, Greg menolak berkomentar panjang mengenai Qanun Jinayat. "Qanun yang mengatur hukum agama itu menjadi kewenangan dan kebijakan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Aceh. Kami tidak pantas untuk mengomentarinya," kata Greg.

Selama kunjungan di Aceh, Dubes Greg mengadakan pertemuan dengan Gubernur Zaini Abdullah. Dalam pertemuan itu, mereka membahas kerjasama peternakan dan impor sapi di Aceh. Menurut Greg, Aceh merupakan daerah yang cocok untuk dikembangkan kawasan peternakan sapi. Apalagi, alam Aceh mendukung, seperti cuaca dan ketersediaan pangan untuk sapi.

Greg berkesempatan mengunjungi Kilometer Nol Sabang dan sejumlah situs sejarah di kawasan kepulauan tersebut. Menurut Greg, selain peternakan sapi, Aceh memiliki potensi bisnis besar, seperti di sektor pertanian, kelautan, dan pertambangan.

"Saya terkesan dengan keindahan alam di sini," sebut Greg.

Saat bertemu gubernur, Greg memperoleh informasi bahwa Aceh akan membangun beragam infrastruktur, pelabuhan, dan transportasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mendukung iklim investasi di provinsi bekas konflik dan tsunami ini.

"Tantangannya, sangat penting bagi Aceh untuk membangun secara merata di seluruh provinsi, bukan hanya membangun kawasan yang terkena tsunami, tapi juga daerah yang tidak kena tsunami," tandas Greg. []

FOTO | Pengobatan Massal

/ No Comments
Kodam Iskandar Muda bekerjasama dengan Pundi Amal SCTV dan Peduli Kasih Indosiar menggelar pengobatan massal untuk memperingati Hari Ulang Tahun TNI ke-69, Kamis (2/10/2014). Public Relation Pundi Amal Haryanto menyebutkan, pengobatan massal diselenggarakan serentak di 13 wilayah Kodam di seluruh Indonesia. Di Aceh, pengobatan massal dilakukan terhadap 1.000 warga di Banda Aceh dan Lhokseumawe.



Besok, 4 Warga Banda Aceh Dicambuk

/ No Comments
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Empat warga Kota Banda Aceh akan menjalani hukuman cambuk di depan umum usai salat Jumat besok di halaman Masjid Agung Al Makmur Lamprit.

Kepala Kejaksaan Negeri Banda Aceh Husni Thamrin menyebutkan, empat warga tersebut dicambuk karena terbukti melanggar Qanun No 13/2003 tentang Perjudian. Mahkamah Syar'iyah Banda Aceh telah memvonis mereka dengan hukuman cambuk.

"Kami sudah menyampaikan kepada Walikota Banda Aceh terkait eksekusi hukum cambuk empat orang di Masjid Agung Al Makmur," kata Husni dalam pernyataan tertulis yang dikirim Humas Pemko Banda Aceh, Kamis (2/10/2014).

Informasi yang dihimpun acehkita.co, satu di antara terhukum cambuk merupakan pelaku maisir yang batal dicambuk Jumat dua pekan lalu di depan Masjid Besar Pahlawan, Kampong Ateuk. []

Google Rayakan Hari Batik

/ No Comments
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Google ikut memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober, dengan memasang gambar orang berbusana batik di logonya.

Jika membuka laman Google hari ini, Anda akan disuguhkan gambar Google Doodle sebuah keluarga yang mengenakan batik dengan variasi motif dan warna. Enam anggota keluarga itu menggantikan huruf logo Google.

Batik ditetapkan sebagai warisan budaya Indonesia pada 2 Oktober 2009 oleh Unesco. Sejak itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menetapkan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional. []

FOTO | Bus Isi BBM Eceran

Rabu, 01 Oktober 2014 / No Comments
Bus antar-Provinsi Aceh-Sumatera Utara terpaksa mengisi BBM jenis solar eceran di Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Selasa (30/9). Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai dari Aceh Tamiang hingga ke Aceh Besar, kehabisan solar sehingga membuat angkutan umum tidak bisa mendapatkan solar. | FOTO: Gibran/ACEHKITA.CO