News Ticker

Menu
Previous
Next

TERKINI

POLITIK

HUKUM

TEKNO

GAYA



OLAHRAGA

DUNIA



HIBURAN

Recent Posts

Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Tiga

Kamis, 21 Agustus 2014 / No Comments
Chaideer Mahyuddin/ACEHKITA.CO
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO – Nasrullah, warga Desa Ketapang, Kecamatan Delima, Pidie, tengah berbahagia. Pasalnya, sang istri, Ernita, baru saja melahirkan anak pertama. Kebahagian bertambah, karena sang istri melahirkan bayi kembar tiga di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Banda Aceh, Rabu (20/8/2014).

Ernita melahirkan bayi kembar tiga melalui operasi caesar yang dipimpin oleh dr Yusra, Sp.Og dan dr Darni Farnianti Sp.A di ruang NICU Rumah Sakit Ibu dan Anak pada pukul 14.00 WIB. Bayi pertama yang berkelamin laki-laki dengan berat 1,7 kilogram dengan panjang 40 sentimeter. Bayi kedua jenis perempuan dengan berat 1,6 kilogram dan panjang 38 sentimeter. Sedangkan bayi ketiga berkelamin laki-laki dengan berat 1,5 kilogram dan panjang 38 sentimeter. (Baca: RSIA Kedatangan Bayi Kembar Tiga)

Nasrullah mengaku mengetahui istrinya bakal melahirkan tiga buah hatinya sekaligus berdasarkan hasil pemindaian (USG) yang dilakukan dokter pada usia lima bulan kehamilan. Namun, mereka belum mengetahui jenis kelamin calon bayi.

Nasrullah dan Ernita mengaku tidak menyangka kalau istrinya bakal melahirkan di Banda Aceh. Pasalnya, usia kehamilan sang istri baru 34 minggu (8,5 bulan).

“Kami ke Banda Aceh hanya untuk silaturahmi dengan keluarga. Namun karena kebetulan sedang di sini, kami ingin merasakan fasilitas gratis di RSIA,” sebut Nasrullah.

Namun, dokter menyarankan agar Ernita segera dirawat secara intensif di rumah sakit pelat merah yang terletak di kawasan Blang Padang tersebut. “Dokter bilang jangan pulang lagi,” ujar Nasrullah.

Saat ditanya tentang nama untuk ketiga buah hatinya, Nasrullah mengatakan masih belum memiliki calon nama untuk ketiga buah hatinya tersebut. “Alhamdulillah ketiga bayi kami lahir dalam kondidi sehat, untuk nama belum ada karena lahirnya mendadak,” ujar Nasrullah.

Direktur RSIA drg. Erni Ramayani menyebutkan, saat ini ketiga bayi pasangan Nasrullah dan Ernita masih mendapat perawatan intensif di NICU rumah sakit tersebut. []

Pendukung Prabowo Kembali Serukan Refendum Aceh

/ No Comments
Ghaisan/ACEHKITA.CO
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Pendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Aceh Peduli Keadilan (AMAPK) kembali menyuarakan isu referendum untuk Aceh.

Tuntutan itu disuarakan seratusan massa AMAPK dalam aksi menuntut Mahkamah Konstitusi adil dalam memutuskan sengketa pilpres di Bundaran Simpang Lima Banda Aceh, Kamis (21/8/2014).

Aksi yang dimulai pada pukul 10.30 WIB itu didominasi kaum ibu-ibu. Mereka mengusung pelbagai spanduk, seperti "MK tidak adil, GAM bangkit", Kami akan gali tanah ambil senjata", "Jangan Harap Jokowo-Jusuf Kalla akan dilantik tanggal 28 Oktober nanti", "Apabila MK tidak adil Aceh pisah", dan "Kami mencintai keadilan seperti kami mencintai perang". (Baca: Wagub: JK Menang, Jahanam Aceh)

Selain itu, massa juga mengusung spanduk bertuliskan "MK tidak adil referendum Aceh". Unjukrasa pendukung Prabowo-Hatta tersebut mendapat pengawalan ketat aparat keamanan.

Hari ini Mahkamah Konstitusi membacakan putusan terhadap sidang sengketa pilpres yang didaftarkan oleh pasangan Prabowo-Hatta. Pasangan ini menilai, kemenangan Jokowi-JK cacat hukum karena pemilu penuh kecurangan. (Baca: Prabowo-Hatta Menang di Aceh)

Koordinator AMAPK Muzakir Reza Pahlevi meminta Mahkamah Konstitusi untuk mengabulkan tuntutan pasangan Prabowo-Hatta.  "Jadi putusan yang adil itu jika MK menerima gugatan pasangan Prabowo-Hatta," jelasnya.

Jika putusan Mahkamah tidak adil, AMAPK mengancam untuk menggelindingkan isu referendum (penentuan pendapat rakyat untuk bergabung atau pisah dengan RI --red.) untuk Aceh. Pasalnya, presiden terpilih tidak akan bisa berlaku adil untuk Aceh.

"Jangan harap Aceh akan ada realisasi Undang-undang Pemerintahan Aceh," sebut Reza sembari menyebutkan bahwa sudah sembilan tahun perdamaian Pusat belum merealisasikan sepenuhnya UUPA. "Kalau begini terus mending kita ajak referendum terus."

Ini merupakan kali kedua pendukung Prabowo menyuarakan isu referendum untuk Aceh, jika jagoannya kalah di Mahkamah Konstitusi. Dalam aksi 6 Agustus lalu yang diikuti belasan orang AMAPK menyatakan pilpres 9 Juli lalu sarat kecurangan dan KPU tidak netral.  (Baca: Pendukung Prabowo Ancam Tuntut Referendum Aceh)

"Kita akan mengajak semua elemen masyarakat, bla tidak pilpres tidak netral, akan kembali tuntut referendum. Mending kita pisah, ketimbang hancur bersama Indonesia," sebut Reza saat itu. | GHAISAN

RSIA Kedatangan Bayi Kembar Tiga

Rabu, 20 Agustus 2014 / No Comments
Bayi kembar tiga pasangan Nasrullah dan Ernita warga Grong-grong, Pidie lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak, Banda Aceh, Kamis (20/8/2014). Bayi kembar tiga yang berkelamin dua lelaki dan perempuan itu pertama sekali ditangani RSIA dengan kondisi sehat dan normal. FOTO | Chaideer Mahyuddin/ACEHKITA.CO

ISIS Rilis Video Pemenggalan Jurnalis Amerika

/ No Comments
James Foley | AFP
DAULAH Islamiyah (Islamic State of Iraq and Syria) memenggal kepala James Foley, jurnalis lepas yang ditangkap di Suriah akhir 2012 lalu. Pembunuhan jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat itu sebagai aksi balas dendam terhadap serangan udara negara adidaya tersebut kepada kelompok ISIS.

Pascapemenggalan itu, milisi ISIS merilis video keji tersebut. BBC menyebutkan, video itu belum diverifikasi secara independen, namun pihak Gedung Putih menyatakan jika video terbukti asli, AS akan "terkejut oleh pembunuhan brutal tersebut".

ISIS menyebutkan bahwa video tersebut sebagai "Pesan kepada Amerika". Video memperlihatkan James Foley mengenakan pakaian serba oranye berlutut di tengah gurun pasir. Sementara seorang algojo bersenjata mengenakan pakaian serba hitam mengenakan sebo.

Para milisi ISIS yang berbicara dengan aksesn Inggris dan mengidentifikasi diri sebagai anggota ISIS mengatakan bahwa kematian jurnalis AS tersebut akibat ulah Washington yang mengebom basis ISIS di Irak.

Bahkan, seperti dilaporkan The Guardian, ISIS juga mengancam akan melakukan tindak serupa terhadap Steven Joel Sotloff, warga Amerika yang diculik di Suriah.

Ibu Foley, Diane, merilis sebuah pernyataan melalui Facebook yang dijadikan laman untuk mengampanyekan pembebasan anaknya.

"Kami sangat bangga dengan anak kami, Jim. Dia mendedikasikan hidupnya untuk mempublikasikan kepada dunia tentang penderitaan rakyat Suriah," tulis Diane seperti dilansir BBC.

Diane juga meminta pubik untuk mendoakan keluarga Foley. "Kami tahu banyak dari Anda sedang mencari konfirmasi. Harap bersabar sampai kami memiliki informasi lebih lanjut dan tetaplah mendoakan keluarga Foley."

James Foley pernah meliput di Timur Tengah saat bekerja untuk Global Post dan beberapa media lainnya. -- BBC | THE GUARDIAN

Aktivis Sipil Dukung Nezar Patria Masuk Kabinet Jokowi

/ No Comments
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Aktivis sipil Aceh mendeklarasikan dukungan terhadap Nezar Patria agar bisa masuk dalam jajaran kabinet Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Nezar dianggap anak muda Aceh yang bisa menjembatani kepentingan Aceh dan Pusat.

Deklarasi dukungan terhadap Nezar Patria dilakukan aktivis muda yang menamakan diri Barisan Penindaklanjut Pilres Aceh di sebuah warung kopi di bilangan Taman Sari Banda Aceh, Rabu (20/8/2014). Sejumlah aktivis sipil dan profesional hadir dalam deklarasi tersebut, seperti Irfan Sofni, Reza Idria, Fauzan Santa, Juanda Djamal, Saifuddin Gani, Dr Saiful Mahdi, Azhari Aiyub, Muhaddzier M. Salda, Taufik Al Mubarak.

Juru Bicara BPPA Reza Idria menyatakan, Nezar Patria memiliki rekam jejak yang bersih dan dapat dipercaya. "Kami memandang kualifikasi calon menteri ada pada sosok Nezar Patria," kata kandidat doktor Universitas Harvard ini.

Nezar Patria yang memulai karir jurnalistiknya di Majalah D&R dinilai memiliki kemampuan profesional dan kepemimpinan. Ia aktif memperjuangkan kebebasan pers dan berpendapat, serta isu-isu kemanusiaan di Indonesia. Pria kelahiran Pidie tersebut pernah memimpin Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, redaktur pelaksana Vivanews, dan kini menjadi anggota Dewan Pers.

"Selama 15 tahun terakhir, Nezar telah menunjukkan kepemimpinan yang patut diteladani di setiap organisasi pers besar dan berpengaruh di Indonesia. Ia juga setia pada penegakan hak asasi manusia dan demokrasi," lanjut Reza.

Irfan Sofni dari Sekretaris Nasional Jokowi menilai, Nezar merupakan representasi perubahan di Aceh. "Melihat Nezar adalah sebuah perubahan. Patut didukung," kata bankir tersebut.

Sementara peneliti Universitas Syiah Kuala Dr Saiful Mahdi menyebutkan, "Nezar merupakan profil paling pas untuk mewakili Aceh."

Nama Nezar Patria muncul sebagai salah seorang calon Menteri Komunikasi dan Informasi yang dijaring oleh Jokowi Center. Setelah KPU menyatakan Jokowi-JK memenangi pilpres, Jokowi Center menjaring pendapat publik melalui Kabinet Alternatif Usulan Rakyat.

Lantas, jabatan menteri apa yang dipandang cocok untuk Nezar Patria? Reza Idria menyebutkan pihaknya tidak mematok jabatan menteri tertentu untuk Nezar. "Itu menjadi hak perogratif presiden," ujarnya. []

KIP Aceh Rekomendasikan Komisioner Diberhentikan

/ No Comments
Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi | FOTO: Dok Media Center KIP Aceh
BANDA ACEH | ACEHKITA.CO -- Ketua Komisi Independen Pemilihan Ridwan Hadi menyebutkan lembaga yang dipimpinnya telah merekomendasikan seorang komisioner di daerah tingkat dua untuk dipecat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Namun, ia mempertanyakan sikap DKPP yang belum mengadili perkara ini.

Rekomendasi pemecatan itu telah dilayangkan KIP Aceh ke Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu sepekan usai pelaksanaan pemilihan legislatif 9 April lalu.

"Ini soal nama baik, apakah benar atau tidak (telah melanggar etika)," kata Ridwan Hadi kepada wartawan di Media Center KIP Aceh, Selasa (19/8/2014).

Menurut Ridwan, untuk memutuskan komisioner tersebut melanggar norma dan etika penyelenggara pemilu harus diputuskan melalui sidang oleh Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu.

Namun, hingga kini DKPP belum menggelar sidang untuk mengadili perkara ini. "KIP Aceh sudah memberhentikan yang bersangkutan," ujar Ridwan.

Ridwan Hadi memastikan bahwa komisioner yang telah diberhentikan tersebut tidak terlibat dalam penyelenggaraan tahapan pemilihan presiden 9 Juli lalu. "Mereka tidak terlibat," sebutnya.

Sementara itu, pakar hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh Mawardi Ismail menyebutkan, kecurangan penyelenggara pemilihan umum terjadi akibat pola rekrutmen para komisioner yang tertutup dan kental nuansa politis.

"Perlu transparansi dalam pola rekrutmen dan fit and proter test," ujar Mawardi. []